AIR ASAM TAMBANG
DAMPAK NEGATIF KONDISI ASAM TERHADAP LINGKUNGAN
•pH < 5 Kelarutan Logam Beracun Makin Tinggi dan
Keracunan Terhadap Tanaman, Biota Air dan Manusia
•pH Rendah Unsur Basa (Kalsium, Mg, K, Fosfor
Berkurang)
•Kekurangan Unsur Basa Microba Penyakit (Patogen)
Meningkat
•Pada Kondisi Asam Jentik Nyamuk Berkembang Biak
ANALISIS PARAMETER LINGKUNGAN TERHADAP KUALITAS
PERAIRAN
Salah Satu
Dasar Untuk Pembuktian Kasus Pencemaran
pH Perubahan Ekstreem pH
akan Mempengaruhi Keseimbangan Kandungan Karbon Dioksida, Karbonat dan Logam
Berat
Kekeruhan Nilai
Kekeruhan Mempengaruhi Penetrasi Cahaya Untuk proses FotosintesaProduktivitasPerairan/Organisme
dan Tidak Berfungsi Untuk Kebutuhan Sehari-hari Penduduk.
Kekeruhan > 80 NTU Sangat Berbahaya Bagi Biota Laut
DO Sangat Esensial Bagi
Pernapasan Biota Air Berasal Dari Fotosintesa Digusi Atmosfir (Oksigen)
Kualitas Air Dengan
DO < 4 Kritis dan < 2 Sangat Buruk
LANJUTAN …
BOD Jumlah Oksigen Bahan Organik (kondisi
aerobik)
BOD 5 mg/l Pada Arus
Lambat Sangat Buruk
BOD 30 mg/l Pada Arus Deras Masih Ditoleransi
BOD Maksimum Tidak Lebih Dari 30
mg/l
NO3-N Nitrogen Merupakan Komponen Pembentuk
Protein Di Air Dalam Bentuk N2
Nitrate Sebagai Unsur Hara Diserap Oleh Organisme
Nabati
Terdapat Sebagai Garam Terlarut/Tersuspensi
Kadar NO3-N 0,5
– 1,0 mg/l Mendukung Produktivtis Biota
LOGAM BERAT Bersifat Toxic Bagi Biota Perairan (ikan)
:
Cu (0,02 mg/l), . Arsen (0,1 mg/l), . Timbal (0,01 mg/l)
Bersifat Toxic Bagi Manusia : Timbal (O,05 mg/l), Arsen (0,05),..
Cu (1,5 mg/l) .. Besi (1,0), . Raksa (0,001 mg/l)
Lanjutan …
Sianida HCN, Sianida Tidak Terionisasi Lebih
Bahaya Dari Ion Sianida (CN)
Dalam Limbah Cair terdapat
Sianida Bebas, Juga Sianida WAD (NaCN /KCN) dan Sianida Total
NaCN/KCN + H
HCN+Na/K
Ion CN (CN Free) Terurai dari HCN
4 HCN + O2 2H2O + 4CN
CN + Ca(OCl) CNO +
CaCl
Kaporit/hypoclorit) (Sianat)
CNO + 2H2O CO3
+ NH4
(Cair) (padat) (gas)
Sianida Bebas & WAD mudah Bereaksi pd Kondisi Asam
Sianida Bebas Bagi Biota Perairan < 0,02 mg/l
Sianida Bebas Bagi Air
Minum < 0,1 mg/l
Sianida Bebas Dari Discharge Tiling Pond <0,05 mg/l
LANJUTAN
Plankton, Benthos, Nekton Serta Index Keragaman
1. Kehidupan Plankton, Benthos dan Nekton Dipengaruhi
oleh Kondisi dan Kualitas Perairan
2. Kesuburan Perairan Ditentukan oleh Organisme
Yang Berfotosin tesa (Fitoplankton)
Menyediakan Bahan Organik Bagi Pertumbuh an Zooplankton Yang Ditentukan oleh Index Keragaman (H) yang
Menunjukkan Kualitas Perairan
3. Benthos Hidup Pada Substrat Bagian Dasar Air
Pada H = 1
Menunjukkan Air Tercemar Berat
Pada H = 2-3
Tercemar Ringan
Pada H >
3, Tidak Tercemar
LANJUTAN
SUHU Daya
Adaptasi Biota Air Sulit Tercapai
Pada
Perubahan Suhu Lebih Dari 2,8 Derajat C di Air
Mengalir dan Tidak Boleh Lebih
Dari 1,7 Celcius di Air Diam
CO2 Berasal
dari Respirasi Organisme Air dan Difusi
Udara Serta Dekomposisi Bahan Organik
Daya
Serap Haemoglobin Biota Air Terhadap
Oksigen
Terganggu. Penapasan Terganggu Pada :
Air
Dengan DO <2 mg/l CO2 Bebas Maks
12mg/l Air Dengan DO >4
mg/l CO2 Bebas Maks 25mg/l
ALKALINITAS
Menggambarkan Persenyawaan
Ca, Mg, K, Na, NH4 dan Fe Dengan Karbonat
Nilai Total Alkalinitas Menunjukkan Kesuburan Perairan :
CO2
Rendah
10-50 mg/l, Produktivitas Kurang
CO2 Sedang 50-200 mg/l, Produktivitas Sedang
CO2 Tinggi >200mg/l pHStabil Produktivitas Baik
PENGAPURAN PADA AIR ASAM
Air asam
tambang dengan pH yang sangat rendah, yang muncul karena oksidasi material
sulfat dinaikkan pH nya dengan pengapuran.
Sketsa Settling Ponds
(Sedimentasi)
PENCEGAHAN AAT
Mencegah
terbentuknya AAT
Meniadakan
salah satu atau lebih unsur pembentuk AAT
Cara
kering (pemisahan, penimbunan, pelapisan, dsb)
Cara
basah (wet land)
Memperlambat pembentukan AAT
Penempatan yg selektif
Penutupan dengan air (ditenggelamkan)
Penutupan
dengan lapisan kedap air.
PENGELOLAAN AAT
MENETRALISIR DENGAN KAPUR (Ca (OH)2
atau
quicklime (CaO)
Bakterisida
Tidak ada komentar:
Posting Komentar